SELAMAT DATANG DI BLOG Ilmunnya Andi Nugroho

Senin, 12 September 2016

3.2   Memahami format teks pada halaman web


Anatomi halaman web
1.      HTML (Hypertext Markup Language).
 Dikatakan markup language karena HTML berfungsi untuk
‘memperindah’ file teks biasa untuk ditampilkan pada program web browser hal
ini dilakukan dengan menambahkan elemen atu sering disebut sebagai tag-tag
pada file teks biasa tersebut.
Tag HTML biasanya berupa tag-tag yang berpasangan dan ditandai
dengan symbol lebih besar (<) dan (>). Pasangan dari sebuah tag
ditandai dengan symbol garis miring (/). Misalnya pasangan dari tag
<contoh > adalah</contoh>. Dalam hal ini <contoh> kita sebut
sebagai elemen dan biasanya dalam suatu elemen terdapat atributatribut untuk mengatur elemen itu. Dalam penulisan tag HTML tidaklah case sensitive artinya
pengguna huruf kecil ataupun capital tidaklah menjadi masalah.

Struktur Dasar Dokumen HTML
struktur file HTML diawali dengan sebuah tag<html>
dan ditutup dengan tag </html>. Di dalam tag ini terdapat dua buah
bagian besar, yaitu yang diapit oleh tag<head>…</head> dan tag
<body>…</body>.
Bagian yang diapit oleh tag HEAD merupakan header dari
halaman HTML dan tidak ditampilkan pada browser. Bagian ini
berisi tag-tag header seperti <tittle>… </tittle> yang berpungsi
untuk mengeluarkan judul pada tittle bar window web browser.
Bagian kedua, yang diapit ole tag BODY merupakan bagian yang
akan ditampilkan pada halaman web browser nantinya. Pada
bagian ini anada akan menuliskan semua jenis informasi berupa
teks dengan bermacam format maupun gambar yang ingin
sampaikan pada pengguna nantinya.

Pemformatan teks dan paragraf
HTML menggunakan tag seperti <b> dan <i> untuk memformat output,
seperti teks tebal atau miring.
Tag HTML ini disebut tag format, selengkapnya dalam tabel berikut :
Tag HTML Pemformatan Teks
<b> Mendefinisikan teks tebal
<em> Mendefinisikan teks menekankan
<i> Mendefinisikan teks miring
<small> Mendefinisikan teks kecil
<strong> Mendefinisikan teks penting

<sub> Mendefinisikan teks di bawah garis
<sup> Mendefinisikan teks di atas garis
<ins> Mendefinisikan teks sisipan
<del> Mendefinisikan teks dicoret
<mark> Mendefinisikan teks ditandai
Tag HTML “keluaran computer”
<code> Mendefinisikan teks kode komputer
<kbd> Mendefinisikan teks keyboard
<samp> Mendefinisikan teks contoh kode
<var> Mendefinisikan teks variabel
<pre> Mendefinisikan teks terformat
HTML Citations, Quotations, and Definition Tags
<abbr> Mendefinisikan sebuah singkatan
<address> Mendefinisikan alamat atau kontak informasi
<bdo> Mendefinisikan arah teks
<blockquote> Mendefinisikan sebuah bagian yang dikutip dari sumber
lain
<q> Mendefinisikan sebuah kutipan pendek
<cite> Mendefinisikan judul karya
<dfn> Mendefinisikan sebuah istilah defines
Pemformatan ParagrapTag HTML untuk paragrap adalah <p>, dengan tag penutup </p>.


Pembuatan list minimal
List adalah bagian teks di dalam dokumen yang berisi daftar item dari suatu
kelompok atau grup tertentu. Sebagai contoh, dalam situs web yang bertema
kuliner, list dapat berupa daftar dari makanan dan minuman, beserta
harganya. List dapat juga berupa prosedur (urutan langkah-langkah) dari
suatu pekerjaan tertentu, yang sifatnya harus dilakukan secara berurutan
dari langkah pertama sampai langkah terakhir.
Tipe Daftar dalam Dokumen HTMLDalam dokumen HTML, tipe daftar dibedakan menjadi tiga, yaitu :

 Daftar berurutan (ordered list) Daftar tidak berututan (unordered list)
 Daftar definisi (definition list)

1) Daftar Berurutan (Ordered List)Daftar yang berurutan biasanya ditandai dengan penggunaan penomoran
tertentu. Penomoran ini bias menggunakan angka (1, 2, 3,…) maupun karakter
alphabet terntentu (a, b, c,… atau i, ii, iii,…). Daftar yang berurutan umumnya
dipakai untuk item-item yang saling berhubungan satu sama lain, atau untuk
menuliskan langkah-langkah atau prosedur dari kegiatan terntentu yang tidak
dapat dilakukan secara acak.
2) Daftar Tidak Berurutan (Unordered List)Daftar yang tidak berurutan adalah daftar yang item-itemnya dapat diubah
posisinya secara acak. Daftar seperti ni tidak menggunakan penomoran seperti
di atas, melainkan hanya dengan menggunakan tanda atau symbol tertentu,
misalnya gambar kotak atau bulat (bullet).
3) Daftar Definisi (Definition List)Daftar Definisi adalah suatu daftar yang berisi kumpulan definisi dari suatu istilah
tertentu, misalnya daftar definisi istilah HTML

Pembuatan list kombinasi
List kombinasi adalah kombinasi daftar berurutan dengan tidak berurutan
sekaligus. Untuk membuat daftar/list kombinasi yaitu menggabungkan atau
mengkombinasikan tag <ol> dengan <ul>. Daftar berurutan tidak selalu diawali
dengan nomor satu, tetapi dapat diawali dengan nomor tertentu, yaitu dengan
memberi atribut start=” ”

PEMROGRAMAN WEB 3.1.TEKNOLOGI APLIKASI WEB

Teknologi Aplikasi Web

1.Profesi dalam Pengembangan Aplikasi Web


A. Tujuan Pembelajaran 
Setelah mengikuti kegiatan belajar 1 ini Peserta Didik diharapkan dapat :
1) Memahami profesi dalam bidang Teknologi Informasi
2) Memahami profesi dalam pengembangan aplikasi web
3) Memahami sejarah web
4) Memahami cara kerja web
5) Menyajikan cara kerja web
b. Uraian Materi
1) Profesi dalam bidang Teknologi Informasi
Saat ini ada banyak aneka profesi di bidang Teknologi Informasi atau TI. Perkembangan dunia TI telah melahirkan bidang baru yang tidak terlepas dari tujuan utamanya yaitu untuk semakin memudahkan manusia dalam melakukan segala aktifitas. Munculnya bidang TI yang baru juga memunculkan profesi di bidang TI yang semakin menjurus sesuai dengan keahlian masing-masing.
Secara umum, pekerjaan di bidang teknologi informasi setidaknya dapat dikelompokan sesuai bidangnya, misalnya.
a. Kelompok pertama, adalah mereka yang bergelut di dunia perangkat lunak (software), baik mereka yang merancang sistem operasi, database maupun sistem aplikasi.
Pada lingkungan kelompok ini, terdapat pekerjaan-pekerjaan seperti :
*Sistem analis, merupakan orang yang bertugas menganalisa system yang akan diimplementasikan, mulai dari menganalisa system yang ada, kelebihan dan kekurangannya, sampai studi kelayakan dan desain system yang akan dikembangkan
* Programer, merupakan orang yang bertugas mengimplementasikan rancangan system analis, yaitu membuat program ( baik aplikasi maupun system operasi ) sesuai system yang dianalisa sebelumnya.
* Web designer, merupakan orang yang melakukan kegiatan perencanaan, termasuk studi kelayakan, analisis dan desain terhadap suatu proyek pembuatan aplikasi berbasis web.
* Web programmer, merupakan orang yang bertugas mengimplementasikan rancangan web designer, yaitu membuat program berbasis web sesuai desain yang telah dirancang sebelumnya.
b. Kelompok kedua, adalah mereka yang bergelut di bidang perangkat keras (hardware).
Pada lingkungan kelompok ini, terdapat pekerjaan-pekerjaan seperti :
* Technical engineer, sering juga disebut teknisi, yaitu orang yang berkecimpung dalam bidang teknik, baik mengenai pemeliharaan maupun perbaikan perangkat system computer.
* Networking engineer, adalah orang yang berkecimpung dalam bidang teknis jaringan computer dari maintenance sampai pada troubleshooting-nya.
c. Kelompok ketiga, adalah mereka yang berkecimpung dalam operasional system informasi.
Pada lingkungan kelompok ini, terdapat pekerjaan-pekerjaan seperti :
*EDP Operator, adalah orang yang bertugas mengoperasikan program-program yang berhubungan dengan electronic data processing dalam lingkungan sebuah perusahaan atau organisasi lainnya.
*System Administrator, merupakan orang yang bertugas melakukan administrasi terhadap system, memiliki kewenangan menggunakan hak akses terhadap system, serta hal-hal lain yang berhubungan dengan pengaturan operasional sebuah system.
2) Profesi dalam pengembangan aplikasi web
Ada banyak ragam dalam profesi di dalam bidang Teknologi Informasi, bagaimana dengan profesi yang berada dalam lingkungan pengembangan aplikasi web? Berikut ini adalah profesi-profesi yang langsung terkait dalam pengembangan aplikasi web, diantaranya :Web Designer
Seorang desainer Web adalah orang yang bertanggung jawab untuk menentukan tampilan sebuah website. Tugasnya adalah pendisainan tampilan situs (web) mulai dari pengolahan gambar, tata letak, warna, dan semua aspek visual situs. Fokus utama mereka adalah tampilan / layout dari web. Mereka lebih konsen dengan bagaimana halaman terlihat dan apakah berfungsi sempurna ketika sudah diberikan bahasa pemrograman. Didalam pendandanan suatu situs seorang Web Designer harus menguasai :
- HTML, DHTML
- Pengolah Gambar
- Animasi, Movie (Film)
Web Programmer
Web Programmer bertugas dalam melakukan pengcodingan atau pemograman sebuah website agar dinamis. dimana agar sebuah web tersebut dapat telihat mudah bagi seorang web admin.
Jika situs yang akan dibuat mempunya fasilitas interaksi antara pengunjung dan situs misalnya menyangkut dengan transaksi, input output data dan database maka seorang Web Programmer yang akan mengerjakannya dengan membuat aplikasi-aplikasi yang berkerja diatas situs (web). Penguasaan yang biasanya harus dikuasai pada umumnya oleh Web Programmer :
- CGI Perl, PHP, MySQL (Unix base)
- ASP (NT base)
- Java Script dan Applet
Web Administrator
Tugasnya adalah untuk memaintenance suatu server, mengerti akan Sistem Operasi Server, baik itu mulai dari instalasi sampai kepada masalah (troubleshooting), biasanya seorang Web Administrator harus menguasai :
- OS Unix (LInux, FreeBSD, dll)
- OS NT
- Jaringan (LAN, WAN, Intranet)
- Keamanan Server
Web Master
Seoarang Web Master adalah seorang yang mengerti akan kesemua hal mulai dari disain, program dan keamanan server namun tidak terlalu turut mencampuri ke masing-masing divisi, cukup dengan mempertanggun jawabkan atas jalannya suatu situs (web). Penguasaan yang harus dimiliki :
- HTML, DHTML
- CGI Perl, PHP, MySQL, ASP, Java
- Penguasaan bermacam OS (Operating System)
- Keamanan Server
- Jaringan (LAN, WAN, Intranet)
Web Developer
Kegiatan diatas secara keseluruhan dinamakan suatu team yang dinamakan Web Developer.
Web developer memberi bantuan seperti konsultasi web, konsep web yang akan di buat, membangun sebuat website..
Dari semua jenis pekerjaan diatas tidak semua adalah sebuah profesi karena tidak semua orang ahli dalam bidang tersebut. Yang bisa dikatakan sebagai sebuah profesi yaitu jika seseorang sudah ahli di dalam bidang pekerjaan tersebut. Jika di pekerjaan diatas yang bisa dikatakan sebagai sebuah profesi adalah web designer, web programmer, web administrator, web master dan web developer karena dalam bidang tersebut seseorang memang sudah memiliki keahlian di dalamnya.
3) Sejarah web
Internet adalah jaringan komputer yang saling terhubung. Tidak ada perusahaan yang memiliki internet, yang merupakan upaya kerja sama diatur oleh sistem standar dan aturan. Tujuan dari menghubungkan komputer bersama-sama, tentu saja, adalah untuk berbagi informasi. Ada banyak cara informasi dapat dikirimkan antar komputer, termasuk email, transfer file (File Transfer Protocol), dan banyak layanan yang lebih khusus yang dibangun dalam layanan Internet. Metode ini standar untuk mentransfer data atau dokumen melalui jaringan dikenal sebagai protokol.Wide Web, biasa lebih terkenal disingkat sebagai WWW adalah suatu ruang informasi yang dipakai oleh pengenal global yang disebut URL (Uniform Resource Locator) untuk mengenal pasti sumber daya berguna. WWW sering dianggap sama dengan Internet secara keseluruhan, walaupun sebenarnya ia hanyalah bagian daripada Internet.
WWW merupakan kumpulan web server dari seluruh dunia yang mempunyai kegunaan untuk menyediakan data dan informasi untuk dapat digunakan bersama. WWW adalah bagian yang paling menarik dari Internet. Melalui web, para pengguna dapat mengakses informasi-informasi yang tidak hanya berupa teks tetapi bisa juga berupa gambar, suara, video dan animasi.
Kegunaan ini tergolong masih baru dibandingkan surat elektronik, sebenarnya WWW merupakan kumpulan dokumen yang tersimpan di peladen web, dan yang peladennya tersebar di lima benua termasuk Indonesia yang terhubung menjadi satu melalui jaringan Internet. Dokumen-dokumen informasi ini disimpan atau dibuat dengan format HTML (Hypertext Markup Language).
Suatu halaman dokumen informasi dapat terdiri atas teks yang saling terkait dengan teks lainnya atau bahkan dengan dokumen lain. Keterkaitan halaman lewat teks ini disebut pranala. Dokumen infomasi ini tidak hanya terdiri dari teks tetapi dapat juga berupa gambar, mengandung suara bahkan klip video. Kaitan antar-dokumen yang seperti itu biasa disebut hipermedia.
Jadi dapat disimpulkan bahwa WWW adalah sekelompok dokumen multimedia yang saling bertautan dengan menggunakan tautan hiperteks. Dengan mengeklik pranala (hyperlink), maka para pengguna bisa berpindah dari satu dokumen ke dokumen lainnya.
WWW adalah suatu program yang ditemukan oleh Tim Berners-Lee pada tahun 1991. Awalnya Berners-Lee hanya ingin menemukan cara untuk menyusun arsip-arsip risetnya. Untuk itu, beliau mengembangkan suatu sistem untuk keperluan pribadi. Sistem itu adalah program peranti lunak yang diberi nama

2.Alur dan Perangkat Pengembangan Aplikasi Web

A. Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti kegiatan belajar 2 ini Peserta Didik diharapkan dapat :
1) Memahami Alur Pengembangan Aplikasi Web
2) Menyajikan Perangkat Pengembangan Aplikasi Web
b. Uraian Materi 

Alur Pengembangan Aplikasi Web
Berdasarkan persepsi dari beberapa pengembang perangkat lunak dan ahli-ahli dalam bidang rekayasa perangkat lunak (software engineering professional), Pengembangan Aplikasi Web tidaklah sama dengan rekayasa perangkat lunak walaupun keduanya melibatkan pemrograman dan pengembangan perangkat lunak. Walaupun banyak mengadopsi prinsip-prinsip rekayasa perangkat lunak, Pengembangan Aplikasi Web memiliki banyak pendekatan, metoda, alat bantu, teknik dan panduan yang memenuhi persyaratan pembuatan sistem berbasis web. Pengembangan sistem berbasis web berbeda dengan pengembangan perangkat lunak konvensional, dimana pengembangan sistem berbasis web lebih banyak menghadapi tantangan. Pengembangan Aplikasi Web adalah gabungan dari print publishing dan pengambangan perangkat lunak, diantara marketing dan perhitungan dan diantara seni dan teknologi.
Alternatif model dari Pengembangan Aplikasi Web adalah sebagai berikut :
Formulasi (formulation)
Kegiatan yang berfungsi untuk merumuskan tujuan dan ukuran dari aplikasi berbasis web serta menentukan batasannya sistem.
Dalam tahap pengembangan ini, meliputi kegiatan: 

Authoring, adalah istilah yang digunakan untuk proses mempersiapkan konten untuk nantinya diunggah di Web, atau lebih khusus, menandai konten dengan tag HTML yang menggambarkan isi dan fungsinya. 
Styling, dalam development web, penampilan halaman dalam browser dikendalikan oleh aturan style yang ditulis dalam CSS ( Cascading Style Sheets )
 Scripting dan pemrograman, ada bahasa pemrograman web terkait diantaranya PHP, Ruby, Python, dan ASP.NET, yang berjalan pada server dan mengolah data dan informasi sebelum dikirim ke browser pengguna.
Editor
Ini adalah kelompok perangkat lunak yang kebalikan dari Adobe Dreamweaver Microsoft Expression Web. Aplikasi ini tidak lagi “WYSIWYG” (What You See Is What You Get”) tetapi lebih ke kode HTML. Beberapa contoh aplikasi yang termasuk dalam kelompok ini :
 TextPad (Windows saja). TextPad adalah plain-text sederhana dan murah untuk editor kode di Windows. 

Teks Sublime (Window, Mac, Linux). Editor teks ini terlihat dipreteli namun memiliki banyak fungsi (seperti kode warna dan ikhtisar kode penuh) bagi pengembang web. 
Coda oleh Panic (hanya Macintosh). Pengguna Coda seperti alur kerja yang visual, alat-alat manajemen file, dan built-in akses terminal. 
Textmate oleh MacroMates (hanya Macintosh). Editor teks canggih ini memiliki alat manajemen proyek dan antarmuka yang terintegrasi dengan sistem operasi Mac. Hal ini semakin populer karena disesuaikan, kaya fitur, dan murah. 
BBEdit oleh Bare Bones Software (hanya Macintosh). Untuk pengembang web banyak fitur shortcut yang besar telah membuat editor terkemuka berbasis Mac
Aplikasi editing gambar dan menggambar
Untuk menambahkan gambar ke halaman web, akan perlu program editing gambar. Berikut ini beberapa aplikasi yang cukup populer : 

Adobe Photoshop. Photoshop dapat dikatakan sebagai standar industri untuk penciptaan gambar baik dalam cetak maupun dunia web. 
Adobe Photoshop Elements. Versi ini lebih ringan dari Photoshop dirancang untuk mengedit foto dan manajemen, tetapi beberapa penggemar menemukan bahwa ia memiliki semua alat yang diperlukan untuk menempatkan gambar pada halaman web. 
Adobe Illustrator. Karena desainer perlu membuat logo, ikon, dan ilustrasi di berbagai ukuran dan resolusi, untuk itu semua aplikasi ini sangat membantu. Aplikasi ini juga dapat dipadukan dengan Photoshop

Minggu, 11 September 2016

SISTEM OPERASI 3.2.Struktur sistem operasi closed source



Struktur  sistem operasi closed source

1. Gambar / Arsitektur sistem operasi
Arsitektur sistem operasi adalah merupakan arsitektur perangkat lunak yang digunakan untuk membangun suatu perangkat lunak sistem operasi yang akan digunakan dalam sistem komputer. Sistem operasi merupakan kumpulan dari program-program (prosedur,fungsi, library) dimana prosedur dapat saling dipanggil oleh prosedur lain di sistem bila diperlukan”. Sistem pemanggilan program untuk mendapatkan layanan dari sistem operasi tersebut dikenal dengan nama Sistem Call atau API (aplication programming interface). Macam aesitektur system operasi antara lain:
1)    Sistem Monolitik
2)    Sistem Berlapis.
3)    Sistem Client/server.
4)    Sistem Virtual mesin dan
5)    Sistem Berorientasi objek.
1)Sistem Monolitik
      Sistem monolitik Merupakan struktur sistem operasi sederhana yang dilengkapi dengan operasi “dual” pelayanan {sistem call} yang diberikan oleh sistem operasi.
      Keunggulan dari sistem Monolitik ini adalah: Layanan terhadap job-job yang ada bisa dilakukan dengan cepat karena berada pada satu ruang alamat memory.
      Kelemahan dari sistem Monolitik adalah:Pengujian dan penghilangan kesalahan sulit dilakukan karena tidak dapat dipisahkan dan dilokasikan,Sulit dalam menyediakan fasilitas pengamanan,Kurang efisien dalam penggunaan memori dimana setiap computer harus menjalankan kernel yang besar sementara tidak memerlukan seluruh layanan yang disediakan kernel,Kesalahan pemrograman di satu bagian kernel menyebakan matinya seluruh sistem.
2) Sistem berlapis
      Teknik pendekatan struktur sistem berlapis sistem operasi pada dasarnya dibuat menggunakan pendekatan top-down, semua fungsi ditentukan dan dibagi menjadi komponen komponen. Modularisasi sistem dilakukan dengan cara memecah sistem operasi menajdi beberapa lapis (tingkat). Lapisan terendah (layer 0) adalah perangkat keras dan lapisan teratas (layer N) adalah user interface.
      Keuntungan Sistem Berlapis adalah:Memiliki semua keunggulan rancangan modular,Sistem terbagi dalam beberapa modul, setiap modul dan lapisan bisa dirancang, di uji, secara independen sehingga jika terjadi suatu kesalahan mudah untuk menanganinya.
      Kelemahan Sistem Berlapis adalah:Semua fungsi-fungsi dari sistem operasi harus terdapat di masing-masing lapisan, jika terjadi suatu kesalahan bisa jadi semua lapisan harus diprogram ulang.
3) Sistem Mesin virtual
      Konsep dasar dari mesin virtual ini tidak jauh berbeda dengan pendekatan sistem terlapis dengan tambahan berupa antarmuka yang menghubungkan perangkat keras dengan kernel untuk tiap-tiap proses. Mesin virtual menyediakan antar muka yang identik untuk perangkat keras yang ada. Sistem operasi ini membuat ilusi atau virtual untuk beberapa proses, masing-masing virtual proses mengeksekusi prosessornya dan memorinya (virtual) masing masing.
      Keuntungan dan konsep mesin virtual adalah sebagai berikut:Mesin virtual menyediakan proteksi yang lengkap untuk sumber daya system sehingga masing-masing mesin virtual dipisahkan mesin virtual yang lain. Isolasi ini tidak memperbolehkan pembagian sumber daya secara langsung,Sistem mesin virtual adalah mesin yang cocok untuk riset dan pengembangan system operasi. Pengembangan system dikerjakan pada mesin virtual, termasuk di dalamnya mesin fisik dan tidak mengganggu operasi system yang normal.
      kerugian konsep mesin virtual adalah sebagai berikut:Konsep mesin virtual sangat sulit untuk mengimplementasikan kebutuhan dan duplikasi yang tepat pada mesin yang sebenarnya.
4) Sistem Client Server
       Sistem operasi modem memiliki kecendrungan untuk memindahkan kode ke lapisan yang lebih tinggi dan menghapus sebanyak mungkin, kode-kode tersebut dari sistem operasi sehingga akan meninggalkan keruel yang minimal. Konsep ini biasa diimplementasikan dengan dengan cara menjadikan fungsi-fungsi yang ada pada sistem operasi menjadi user proses. Jika satu proses minta untuk dilayani, misalnya satu blok file, maka user proses {disini dinamakan: Client proses} mengirim permintaan tersebut ke user proses.
      Keuntungan dari model client server ini adalah:Dapat diadaptasikan pada sistem terdistribusi,Jika suatu client berkomunikasi dengan server dengan cara mengirimkan pesan, maka server tidak perlu tahu apakah pesan itu dikirim oleh dan dari mesin itu sendiri {local} atau dikirim oleh mesin yang lain melalui jaringan,Pengembangan dapat dilakukan secara modular,Kesalahan pada suatu subsistem tidak menganggu subsistem lain sehingga tidak mengakibatkan system mati secara keseluruhan
       Kelemahan dari sistem client-server adalah :Pertukaran pesan dapat menjadi bottleneck dan Layanan dilakukan secara “lambat” karena harus melalui pertukaran pesan antar client-server
5) Sistem Berorientasi Obyek
      Layanan system operasi sebagai objek disebut dengan system operasi berorentasi objek. Pendekatan objek dimaksudkan untuk mengadopsi keunggulan dari teknolgi berorientasi objek.Contoh dari system operasi berorentasi objek antara lain adalah: 1) Eden 2) Choices 3) X-kernel. 4) Medusa. 5) Clunds. 6) Amoeba. 7) Muse.
2. Penjadwalam Processor
Penjadwalan merupakan kumpulan kebijaksanaan dan mekanisme di sistem operasi yang berkaitan dengan urutan kerja yang dilakukan sistem komputer. Penjadwalan bertugas memutuskan proses yang harus berjalan, kapan dan selama berapa lama proses berjalan.
A.Kriteria yang digunakan untuk mengukur kualitas penjadwalan proses :
1.Fairness atau pelayanan yang adil untuk semua pekerjaan
2.Throughput atau memaksimumkan throughput. Throughput adalah jumlah pekerjaan yang dapat diselesaikan dalam satu unit waktu.
3.Efficiency atau memaksimumkan pemakaian prosesor.
4.Respone time atau meminimalkan respone time
5.Meminimalkan Turn arround time. Turn arround time adalah waktu yang dihabiskan dari saat program atau job mulai masuk ke system sampai proses diselesaikan sistem.
B. Jangka penjadwalan
Penjadwalan jangka pendek atau short term scheduling / low level scheduling, yaitu mengurus masuknya antrian siap ke prosesor serta antrian siap ke alat peripheral I/O, yang mengurus prioritas dan preempsi.
Penjadwalan jangka medium atau medium term scheduling / intermediate level scheduling, yaitu mengurus terhadap proses yang dikeluarkan dari prosesor yang belum rampung dikerjakan dan melanjutkan pekerjaan proses tersebut di prosesor.
Penjadwalan jangka panjang atau long term scheduling / high level scheduling, yaitu mengurus masuknya pekerjaan baru berupa penentuan pekerjaan baru mana yang boleh diterima dan tugas disini diubah menjadi proses
C. Strategi Penjadwalan
1.Penjadwalan Nonpreemptive
Begitu proses diberi jatah waktu pemroses maka pemroses tidak dapat diambil alih oleh proses lain sampai proses itu selesai.
2.Penjadwalan Preemptive
Saat proses diberi jatah waktu pemroses maka pemroses dapat diambil alih proses lain sehingga proses disela sebelum selesai dan harus dilanjutkan menunggu jatah waktu pemroses tiba kembali pada proses itu.
D.Algoritma Penjadwalan
Terdapat banyak algoritma penjadwalan ,baik nonpreemptive maupun preemptive. Algoritmanya seperti dibawah ini.
Algoritma-algoritma yang menerapkan strategi nonpreemptive diantaranya:
     -FIFO (Frist In First Out)
     -SJF (Shortest Job First)
     -HRN (Highest Ratio Net)
     -MFQ (Multiple Feedback Queues)
Algoritma-algoritma yang menerapkan strategi preemptive diantaranya:
     -RR (Round Robin)
     -SRF (Shortest remaining First)
     -PS (Priority Schedulling)
     -GS (Guaranteed Schedulle)
3. Manajemen Memori
Manajemen memori adalah suatu kegiatan untuk mengelola memori komputer. Proses ini menyediakan cara mengalokasikan memori untuk proses atas permintaan mereka, membebaskan untuk digunakan kembali ketika tidak lagi diperlukan serta menjaga alokasi ruang memori bagi proses.
Menejemen memori di bagi menjadi 2 yaitu :
A.Menejemen memori statis
Dengan pemartisian statis, jumlah, lokasi dan ukuran proses dimemori tidak beragam sepanjang waktu secara tetap.
B.Menejemen memori dinamis
Dengan pemartisian dinamis, jumlah, lokasi dan ukuran proses memori dapat beragam sepanjang waktu secara dinamis.
1.Manajemen memori berdaasar alokasi memori:
Alokasi memori secara berturutan
Alokasi memori secara berturutan adalah tiap proses menempati satu blok tunggal memori yang berturutan.
Alokasi memori tak berturutanokasi memori tak berturutan
Program dibagi menjadi beberapa blok atau segmen. Blokblok program ditempatkan di memori dalam potonganpotongan tanpa perlu saling berdekatan.
Manajemen Memori Berdasarkan Keberadaan
1.Manajemen memori dengan swapping
Manajemen memori dengan pemindahan citra proses antara memori utama dengan disk selama eksekusi.
2.Manajemen memori tanpa swapping
Manajemen memori tanpa pemindahan citra proses antara memori utama dengan disk selama eksekusi
3.Manajemen memori tanpa swapping
Terdiri dari :
a)Monoprogramming
b)Multiprogramming dengan pemartisian statis
FUNGSI MANAJEMEN MEMORI
1.Mengelola informasi memori yang dipakai dan tidak dipakai.
2.Mengalokasikan memori ke proses yang memerlukan.
3.Mendealokasikan memori dari proses yang telah selesai.
4.Mengelola swapping antara memori utama dan disk.
Jenis Memori
• Memori Kerja
     - ROM/PROM/EPROM/EEPROM
     - RAM
     - Cache memory

• Memori Dukung
     - Floppy
     - Harddisk
     - CD
4. Manajemen Input Output (I/O)
A.Manajemen Sistem M/K ( I/O)
Pekerjaan utama yang paling sering dilakukan oleh sistem komputer selain melakukan komputasi adalah Masukan/Keluaran (M/K)atau(I/O). Dalam kenyataannya, waktu yang digunakan untuk komputasi lebih sedikit dibandingkan waktu untuk M/K atau(I/O). Ditambah lagi dengan banyaknya variasi perangkat M/K atau(I/O)  sehingga membuat manajemen M/K menjadi komponen yang penting bagi sebuah sistem operasi.Fungsi-fungsi sistem operasi untuk sistem M/K:
Penyanggaan ( buffering):Menampung data sementara dari/ke perangkat M/K
Penjadwalan ( scheduling):Melakukan penjadualan pemakaian M/K sistem supaya lebih efisien.
Spooling:Meletakkan suatu pekerjaan program pada penyangga.
General device-driver interface:Driver digunakan agar sistem operasi dapat memberi perintah untuk melakukan operasi pada perangkat keras M/K yang umum, seperti optical drive.
Drivers for specific hardware devices:Driver digunakan agar sistem operasi dapat memberi perintah untuk melakukan operasi pada perangkat keras M/K tertentu, seperti kartu suara, kartu grafis, dan motherboard
B.Perangkat Keras Manajemen I/O
1.Pooling
          Busy-waiting/ polling adalah ketika host mengalami looping yaitu membaca status    register secara terus-menerus sampai status busy di-clear.
2.Interupsi
          Interupsi adalah Ketika CPU mendeteksi bahwa sebuah controller telah mengirimkan sebuah sinyal ke interrupt request line (membangkitkan sebuah interupsi karena terjadi sesuatu dari sebuah operasi didapat hasil tertentu yang dianggap khusus sehingga harus mendapat perhatian lebih, contoh nya pembagian dengan 0 (nol).
3.      DMA
DMA adalah sebuah prosesor khusus (special purpose processor) yang berguna untuk menghindari pembebanan CPU utama oleh program I/O(PIO).
4.      Handshaking
Proses handshaking antara DMA controller dan device controller dilakukan melalui sepasang kabel yang disebut DMA-request dan DMA-acknowledge.