Media
Jaringan
1.Kabel UTPPENGERTIAN:
Unshielded Twisted
Pair atau UTP adalah kabel sebagai media transmisi dalam jaringan Local Area
Network atau LAN. Kabel UTP sendiri telah memiliki spesifikasi khusus yaitu,
EIA/TIA 568 untuk kabel UTP standar.
Kelebihan kabel UTP :
1. Mudah didapatkan/harga yang
terjangkau.
2. Mudah dalam instalasi,
karena kabel hanya terdiri dari 4 pilinan serta pelindung yang tak seberapa
tebal.
3. Mudah dalam pengerjaan
crimping kabel, karena diameternya yang kecil, maka membuat kabel ini cocok
dengan konektor RJ 45 merk apapun.
4. Paling sering digunakan oleh
teknisi-teknisi jaringan diluar sana yang benyak kita temui, baik dalam
instalasi jaringan/outdoor karena kualitas kabel UTP saat ini sudah mulai
banyak diperhitungkan.
Kelemahan kabel UTP :
1. Kabel ini tak kuat menahan
interference (gangguan yang bersumber dari luar, seperti arus listrik, cuaca
dsb)
2. Karena sifatnya yang lentur
dan mudah terkelupas membuat kabel ini tak cocok untuk daerah geografis yang
luas serta medan yang agak berat karena sulit untuk bertahan dengan kondisi
yang demikian.
3. Tak bisa diterapkan dalam
instalasi jarak jauh, maksimal 100 m. Karena dari pengalaman saya, kabel
STP mampu ditarik hingga 150 m dari node ke client tanpa mengalami loss
sedikitpun, sedangkan kabel UTP sudah pasti tak dapat melakukan hal yang
demikian.
4. Kita sebagai teknisi
jaringan, atau jika anda bekerja di suatu perusahaan teknologi harus jeli
memilih kualitas kabel UTP karena di pasaran sangat banyak merk kabel yang
serupa dengan kualitas dan harga yang variatif. Jadi, daripada anda menyesal
karena telah memilih kabel dengan merk yang kurang reliable maka pilihlah kabel
kabel UTP yang branded dan pastinya bergaransi.
KARAKTERISTIK:TIPE-TIPE KABEL UTP:
1.Kabel UTP Straight Through Cable,aturan penyusunannya adalah ujung satu dengan ujung lain harus menggunakan spesifikasi yang sama. Tipe kabel UTP Straight Through Cable biasa digunakan untuk menghubungkan antara switch dan router, PC dan HUB, PC dan switch.
2.Kabel UTP Cross Over Cable, aturan penyusunannya adalah ujung yang satu dengan ujung lain harus menggunakan spesifikasi yang berbeda. Tipe kabel UTP Cross Over Cable biasa digunakan untuk menghubungkan antara router dan router, PC dan PC, HUB dan HUB, switch dan switch.
3.Kabel UTP Roll Over Cable, aturan penyusunannya adalah harus terhubung DB-9 Adapter dengan PC atau DB-25 Adapter dengan PC. Biasanya untuk kabel UTP tipe Roll Over Cable adalah pemasangan modem dengan console switch manageable atau dapat pula dengan console cisco router.
FUNGSI KABEL UTP BERDASARKAN KATEGORINYA:
1. Kabel UTP Sebagai Komunikasi Analog (Cat.1)
Komunikasi akan terhubung dengan kualitas kecepatan transfer yang terbilang paling rendah
2. Kabel UTP Sebagai Komunikasi Suara Digital Serta Data (Cat.2)
Sebagai komunikasi suara digital serta penghubung transfer data.
3. Kabel UTP Sebagai Protocol (Cat.3)
Sebagai protocol. Asalkan terhubung dengan konfigurasi empat pasang dari kawat yang terpilin dan terlindung insulasi.
4.Kabel UTP Sebagai Pendukung Jaringan Internet (Cat.4)
Sebagai pendukung dari jaringan internet. Hubungan suara serta data pada kategori 4 terbilang lebih cepat sehingga lebih memungkinkan menjalankan fungsi pada jaringan internet.
5. Kabel UTP Sebagai Media Transmisi LAN (Cat.5e)
Sebagai kabel media transmisi LAN. Tanpa kabel UTP, jaringan LAN pada komputer tidak mampu terhubung dengan optimal.
6. Kabel UTP Sebagai Kabel Jangka Panjang (Cat.6)
Sebagai kabel
jangka panjang, beberapa produsen memberikan garansi bahwa kabel UTP Cat 6 bisa
bertahan 15-20 tahun, lebih cepat dalam transfer suara maupun data dan dapat
menjalankan fungsi yang tidak sebentar.
7. Kabel UTP Sebagai Kabel Transfer
Tercepat (Cat.7)
Sebagai kabel yang
mampu melakukan transfer tercepat. Jelas karena kabel UTP kategori 7 memiliki
kecepatan transfer sebesar 1.000 Mbps dan memiliki frekuensi sebesar 400
MHz.
2.Kabel STPPENGERTIAN:
Kabel jaringan STP
(Shielded Twisted Pair) adalah kabel pasangan berpilin atau berbelit yang
memiliki lapisan berupa alumunium foil yang dipasang di setiap pasang dawai
kabel untuk melindungi diri terhadap gangguan interferensi elektromagnetik.
FUNGSI:
Pada awalnya fungsi
kabel STP (Shielded Twisted Pair) adalah untuk dipergunakan sebagai kabel
telepon dan beberapa bisnis instalasi lainnya seperti televisi dan radio.Namun
seiring dengan perkembangannya, fungsi kabel STP berkembang menjadi media
transmisi data yang dipakai pada jaringan Token-Ring IBM.
KARAKTERISTIK:
• Bagian dalam kabel
jaringan STP (Shielded Twisted Pair) terdiri dari 4 dawai atau lebih kawat tembaga
yang dibagi menjadi beberapa pasang (pair), lalu dipilin menjadi satu.
• Kecepatan dan keluaran transmisi mencapai 10 – 100
Mbps.
• Panjang kabel maksimal yang diizinkan yaitu 100 meter
(pendek).
• Konektor kabel jaringan STP (Shielded Twisted Pair)
menggunakan konektor RJ-11 untuk koneksinya.
• Pemeliharaan kabel jaringan STP (Shielded Twisted
Pair) terkenal mudah.
• Lapisan pelindung perlu di ground pada setiap ujungnya
karena tidak seperti kabel Coaxial, lapisan pelindung kabel STP bukan bagian
dari sirkuit data.
• Lebih mahal dibanding kabel jaringan UTP (Unshielded
Twisted Pair).
• Kabel jaringan STP (Shielded Twisted Pair) tidak dapat
dipakai dengan jarak lebih jauh tanpa bantuan device penguat (repeater).
Kelebihan:
• Lapisan alumunium foil pada kabel jaringan STP
(Shielded Twisted Pair) membuatnya memiliki ketahanan yang lebih baik terhadap
gangguan interferensi elektromagnetik.
• Kabel jaringan STP memiliki perlindungan dan
antisipasi tekukan kabel.
• Performa atau kemampuan menghantarkan data
dinilai cukup baik.
Kekurangan:
• Harga kabel jaringan STP (Shielded Twisted Pair)
relatif mahal, terutama jika dibandingkan dengan sesama kabel Twisted Pair
lainnya seperti kabel UTP (Unshielded Twisted Pair).
• Jarak jangkauan kabel jaringan STP (Shielded
Twisted Pair) hanya 100 meter sehingga sangat terbatas dan kalah jika
dibandingkan dengan kabel jaringan jenis Coaxial (500 meter).
• Instalasi kabel jaringan STP agak rumit, terlebih lagi
mengingat material isolatornya cukup tebal dan keras sehingga pada saat proses
crimping dapat menyebabkan lecet-lecet pada tangan jika kurang berhati-hati.
• Material kabel jaringan STP yang kaku dan tebal
juga membuatnya jadi kurang fleksibel meski pada dasarnya kabel STP memiliki
perlindungan lebih jika harus ditekuk.
3.Kabel COAXIALPENGERTIAN:
kabel jaringan
Coaxial yakni suatu jenis kabel yang diperuntukkan sebagai media transmisi
terarah (guieded/wireline) guna kepentingan perpindahan arus data dalam dunia
jaringan komputer.
FUNGSI:
Sebagai media
penghubung yang mengalirkan data dari perangkat keras komputer yang satu dengan
perangkat keras komputer lainnya.
KARAKTERISTIK:
• Kecepatan dan keluaran transmisi data 10 – 100 MBps.
• .Media dan ukuran konektor medium (tidak terlalu kecil
tapi juga tidak terlalu besar).
• Panjang kabel maksimal yang diizinkan yakni 500 meter
(cukup panjang).
• menggunakan 2 buah konduktor, dengan pusat berupa inti
kawat padat yang dilingkupi oleh sekat yang kemudian dililiti lagi oleh kawat
berselaput konduktor.
JENIS-JENIS KABEL COAXIAL:1. Thick Coaxial Cable (kabel Coaxial tebal)
Kabel Coaxial yang tebal ini dikenal sebagai Thicknet 10Base5 yang
membawa sinyal Ethernet. Angka ‘5’ pada nama 10Base5 ini mengacu pada panjang
segmen maksimal yang mampu diraih kabel Coaxial jenis ini yaitu 500 meter.
2. Thin Coaxial Cable (kabel Coaxial tipis)
Kabel Coaxial yang
tipis ini dikenal sebagai Thinnet 10Base2 yang membawa sinyal Ethernet. Angka
‘2’ pada nama 10Base2 ini mengacu pada panjang untuk segmen maksimal yang mampu
diraih kabel Coaxial jenis ini yaitu 200 meter.
Kelebihan Kabel Jaringan Coaxial :
• Kabel jaringan Coaxial lebih murah dari kabel Fiber
Optic.
• Teknologi yang dianut kabel jaringan Coaxial sudah
sangat umum alias tidak asing lagi karena sudah digunakan selama puluhan tahun
untuk berbagai jenis komunikasi data.
• Kabel jaringan Coaxial mempunyai kemampuan dalam
menyalurkan sinyal–sinyal listrik yang lebih besar dibandingkan saluran
transmisi dari kawat biasa.
• Kabel jaringan Coaxial bisa menampung pengkabelan yang
lebih panjang di antara jaringan dengan perangkat-perangkat lain dibandingkan
kabel Twisted Pair.
Kekurangan Kabel Jaringan Coaxial :
• Biaya pemeliharaan kabel jaringan Coaxial relatif
mahal sehingga berat di ongkos.
• Jangkauan transmisi kabel jaringan Coaxial terbatas,
sehingga dalam suatu jarak tertentu maka transmisi sinyal–sinyal
elektromagnetik harus diangkat dengan serangkaian repeater yang terbuat dari
tabung elektron pada jalur tersebut agar penyampaian komunikasi terjalin lebih
baik.
• Kabel jaringan Coaxial sangat rentan terhadap
perubahan variasi temperatur yang terjadi dalam kabel.
4.WIRELESS1. Wireless
Jaringan Wireless
atau jaringan Wifi memungkinkan kita melakukan komunikasi tanpa melalui kabel
jaringan.Akan tetapi piranti jaringan pada Jaringan ini masih perlu
berkomunikasi dengan piranti lainnnya yang ada pada jaringan kabel LAN.
Kelebihan: -Dapat dipergunakan untuk komunikasi data dengan jarak yang jauh sekali.Tergantung LOS (Line of Sight) dan kemampuan perangkat wireless dalam memancarkan gelombang.
-Sangat baik digunakan pada gedung yang sangat sulit menginstall kabel
Kekurangan:
-Sulit diperoleh karena spectrum frekuensi terbatas
-Biaya instalasi, operasional dan pemeliharaan sangat mahal
-Keamanan data kurang terjamin
-Pengaruh gangguan (derau) cukup besar
-Transfer data lebih lambat dibandingkan dengan penggunaan kabel
Media jaringan wirelees
-Menggunakan gelombang radio(Tanpa kabel)tetapi apbila ada suatu penghalang maka kekuatan sinyal gelombangnya akan berkurang
5.FIBER OPTIK
PENGERTIAN:
Fiber Optik adalah
sebuah Teknologi kabel yang menggunakan benang (serat) kaca atau
plastic) mengirimkan data.
PRINSIP KERJA FIBER OPTIK
Prinsip kerja
Fiber optik tergantung pada prinsip
jumlah refleksi internal. Refleksi cahaya atau dibiaskan berdasarkan sudut yang
menyerang permukaan. Prinsip ini berpusat pada cara kerja serat optik Membatasi
sudut di mana gelombang cahaya dikirim memungkinkan untuk mengontrol secara
efisien sampai ketujian. Gelombang cahaya ditutupi dengan inti dari fiber
optik, dalam hal yang sama bahwa frekuensi sinyal radio ditutupi dengan coaxial
cable.Gelombang cahaya diarahkan ke ujung serat dengan direfleksikan di dalam
inti. Kabel Fiber optik biasanya diaplikasikan pada infrastruktur jaringan
telekomunikasi misalnya pada jaringan telepon dan jaringan komputer
UKURAN SERAT OPTIK:
1. Standar yang umum digunakan untuk cladding atau selubung luar
kabel fiber optik single mode adalah 125 mikron untuk kaca, dan 245
mikron untuk lapisan. Standar ini sangat penting kuntuk menyediakan jaminan
Kompabilitas konektor, splices dan alat-alat yang digunakan di seluruh
industri.
2. Standar serat single-mode dikembangkan dengan inti yang kecil dengan kuran
diameter sekitar 8-10 mikron. Fiber optik MultiMode menggunakan ukuran diameter
inti dari 50 sampai 62,5 micron.
KELEBIHAN:
• Kapasitas (bandwidth) yang besar dalam mentransmisi
informasi yang ada memiliki kecepatan yang tinggi, hingga mencapai beberapa
gigabit/detik.
• Sinyal degradasi lebih kecil,tidak terpengaruh pada
gelombang elektromagnetik dan frekuensi radio Karena terbuat dari kaca dan
plastik murni.
• Ukurannya kecil, ringan, Lebih tipis dan Fleksibel.:
mempunyai diameter yang lebih kecil daripada kabel tembaga sehingga memudahkan
suplai dan pemasangan.
• Murah jika membandingkannya dengan banyaknya daya
transmisi dari kabel tembaga Kapasitas lebih besar
• Serat optik aman, Tidak mudah terbakar : tidak
mengalirkan listrik.
KEKURANGAN:Harga yang relatif mahal dalam hal penyambungan, karena memerlukan alat khusus dan memerlukan keahlian dan ketelitian dalam penyambungan kabel fiber optik
6.JENIS-JENIS KONEKSI INTERNET
1.Koneksi Dial Up
Komputer yang dilengkapi dengan modem analog dapat melakukan dial up, yaitu menghubungi server milik ISP untuk memperoleh akses internet. Koneksi dial-up tidak hanya menggunakan jalur telepon rumah (PSTN), tetapi juga bisa menggunakan telepon genggam berteknologi CDMA.
2. ADSL (Kecepatan Akses Internet-ADSL)
ADSL (Asymetric Digital Subscriber Line) adalah suatu teknologi modem yang bekerja pada frekuensi antara 34 kHz sampai 1104 kHz. Inilah penyebab utama perbedaan kecepatan transfer data antara modem ADSL dengan modem konvensional (yang bekerja pada frekuensi di bawah 4 kHz). Keuntungan ADSL adalah memberikan kemampuan akses internet berkecepatan tinggi dan suara/fax secara simultan (di sisi pelanggan dengan menggunakan splitter untuk memisahkan saluran telepon dan saluran modem).
3. Koneksi dengan Jaringan Leased Line
Jaringan internet leased line artinya jaringan yang tersedia untuk mengakses internet selama 24 jam sehari. Hal ini berbeda dengan dial up, di mana akses internet hanya tersedia pada saat kamu melakukan hubungan ke ISP. Oleh karena itu jaringan leased line juga sering disebut sebagai jaringan dedicated line, yaitu jaringan yang dikhususkan untuk koneksi internet. Jaringan leased line dapat menggunakan jaringan telepon, kabel khusus untuk internet, maupun koneksi wireless. Untuk jaringan yang menggunakan kabel, tersedia layanan ISDN dan DSL.
4. Satelite VSAT
Koneksi menggunakan satelite merupakan koneksi yang cukup cepat namun termahal. Koneksi ini kita harus menggunakan sebuah payung [ parabola khusus ] untuk menangkap signal satelit.
– kecepatan dari 64 hingga 2mb [ berlaku hanya di Indonesia ] international lebih dari 2mb.
– biaya fix rate bulanan by speed for unlimited use.
– lokasi ditentukan oleh ISP yang menyediakan fasilitas ini.
5. HANDPHONE
Menghubungkan komputer ke internet melalui sambungan jaringan handphone. Dapat dihubungkan melalui Bluetooth maupun usb cable data. Saat online jalur telepon juga tidak terganggu. Bisa menggunakan jaringan GSM maupun CDMA. GSM dapat lebih cepat dengan teknologi 3G atau bahkan teknologi terbaru high speed 3,5G. Sedangkan CDMA menggunakan teknologi CDMA 2000 1x hampir setara dengan 3G. Perhitungan biaya hampir sama semua yaitu menggunakan sistem perhitungan per kilobyte. Kecepatan mulai dari 64kb – 2mb.
6. WIFI / Hotspot
Jenis koneksi ini mulai heboh akhir-akhir ini. Dibeberapa kafe, mal berlomba-lomba memberikan fasilitas ini bahkan gratis untuk para pengunjung / langganan mereka. Wi-fi ini bisa terkoneksi apabila kita memiliki modem WIFI, biasanya notebook jadul belum ada jangan sedih bisa dibeli kok slot pcmci atau colokan usb. Kalau notebook baru biasanya sudah build in semua, dan handphone smartphone khususnya telah memiliki wifi build in juga. sehingga bisa langsung dapat digunakan.
7. Cable Modem
Cable Modem merupakan modem yang menyediakan dua arah komunikasi sata melalui frekuensi radio (RF) pada infrastruktur saluran CATV (Cable TV). Kabel modem ini terutama digunakan untuk memberikan akses internet broadband dalam bentuk internet cable dengan mengambil bandwidth yang tinggi dari jaringan televisi kabel.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar